banner 468x60

2 Strategi dalam Melakukan Investasi

Tidak ada komentar 273 views
banner 160x600
banner 468x60

Sekarang kami akan jelaskan perihal 2 strategi dalam melakukan investasi yang menguntungkan. Untuk melakukan proses investasi, kita sebagai investor perlu memiliki berbagai strategi dalam berinvestasi agar sebagai investor tidak terlanjur menanamkan investasi pada proyek yang salah, kurang menguntungkan atau bahkan tidak menguntungkan.

2 Strategi dalam Melakukan Investasi

2 Strategi dalam Melakukan Investasi

Strategi investasi pada umumnya ada dua macam, yaitu strategi aktif (active strategy) dan pasif (passive strategy).

a. Strategi Aktif

Strategi aktif merupakan tindakan investor secara aktif dalam melakukan pemilihan investasi dan jual beli investasi (saham), mencari informasi, mengikuti waktu dan pergerakan harga saham serta berbagai mendapatkan return abnormal. Tujuan strategi aktif ini adalah mendapatkan return portofolio saham yang melebihi return portofolio saham yang diperoleh dari strategi pasif. Ada tiga strategi yang biasa dipakai investor dalam menjalankan strategi aktif portofolio saham.

  1. Pemilihan saham maksudnya adalah para investor secara aktif melakukan analisis pemilihan saham-saham terbaik, yaitu saham yang memberikan hubungan tingkat return dan risiko yang terbaik dibandingkan dengan alternatif lainnya. Analisis ini mendasarkan pada pendekatan analisis fundamental guna mengetahui prospek saham tersebut pada masa datang.
  2. Melakukan investasi pada saham-saham yang bergerak pada sektor tertentu untuk mengantisipasi siklus ekonomi dikemudian hari. Melakukan modifikasi atau perubahan terhadap bobot portofolio saham-saham pada sektor industri yang berbeda-beda.
  3. Strategi momentum harga menyatakan bahwa pada waktu-waktu tertentu harga pasar saham akan merefleksikan pergerakan earning ataupun pertumbuhan perusahaan. Dalam hal ini investor akan mencari waktu yang tepat, pada saat perubahan harga yang terjadi bisa memberikan tingkat keuntungan bagi investor melalui tindakan menjual atau membeli saham. Dalam dunia nyata tidak ada pasar yang efisien sempurna. Salah satu sebabnya adalah karena adanya partisipasi pemodal ritel yang dalam berinvestasi sering melibatkan emosi, terpengaruh suasana, dan lain-lain.
b. Strategi Pasif

Strategi pasif merupakan tindakan investor yang cenderung pasif dalam berinvestasi, misal dalam saham hanya mendasarkan pergerakan sahamnya pada indeks pasar. Strategi pasif mendasarkan diri pada asumsi bahwa pasar modal tidak melakukan mispricing, dan meskipun melakukan mispricing, para investor berpendapat bahwa mereka tidak bisa mengidentifikasikan dan memanfaatkannya. Tujuan dari strategi pasif ini adalah memperoleh return portofolio sebesar return indeks pasar dengan meminimalkan resiko dan biaya investasi yang harus dikeluarkan.

Ada dua macam strategi pasif, yaitu:

  1. Strategi beli dan simpan maksudnya adalah investor melakukan pembelian sejumlah saham dan tetap memegangnya untuk beberapa waktu tertentu. Tujuan dilakukannya strategi ini adalah untuk menghindari biaya transaksi dan biaya tambahan lainnya yang biasanya terlalu tinggi.
  2. Strategi mengikuti indeks merupakan strategi yang digambarkan sebagai pembelian instrumen reksadana atau dana pensiun oleh investor. Dalam hal ini investor berharap bahwa kinerja investasinya pada kumpulan saham dalam instrumen reksadana sudah merupakan duplikasi dari kinerja indeks pasar. Dengan kata lain investor berharap memperolah return yang sebanding dengan return pasar.

Demikian info tentangĀ 2 Strategi dalam Melakukan Investasi semoga bermanfaat.

Referensi :

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...
Email Autoresponder indonesia
author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "2 Strategi dalam Melakukan Investasi"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.