banner 468x60

3 Jenis Modal dalam Menjalankan Usaha

Tidak ada komentar 396 views
banner 160x600
banner 468x60

Di artikel ini kami akan bahas berkaitan dengan 3 Jenis Modal dalam Menjalankan Usaha atau bisnis. Keputusan untuk menyiapkan tabungan atau asuransi untuk anak seringkali membuat orang tua bingung. Tabungan dan asuransi memiliki fungsi yang berbeda. Tabungan adalah rekening yang kita buka di bank, tapi bisa kita ambil kapan pun. Sedangkan asuransi adalah proteksi yang diberikan oleh perusahaan asuransi kepada kita kalau kita mengalami risiko.

3 Jenis Modal dalam Menjalankan Usaha

3 Jenis Modal dalam Menjalankan Usaha

Seringkan kita bertanya kepada orang yang sudah membuka usaha: “Berapa sih modal yang Anda butuhkan dulu itu ketika membuka usaha Anda yang sekarang ini?”. Jawaban yang seringkali muncul adalah: “… sekian juta rupiah, atau sekian belas juta rupiah …” betul kan? Prinsipnya, ada angka yang keluar. Tapi, kalau Anda yang ditanya seperti itu, belum tentu Anda bisa menjawab. Karena umumnya ketika kita ingin menjalankan bisnis, banyak di antara kita yang tidak tahu bagaimana cara menghitungnya.

Pada prinsipnya, dalam menjalankan usaha, hanya ada 3 jenis modal yang akan Anda keluarkan:

1. Modal Investasi Awal

Modal investasi awal adalah jenis modal yang dikeluarkan di awal dan biasanya digunakan dalam jangka panjang. Misalnya bangunan, peralatan kantor, komputer, kendaraan, dan barang-barang lain yang dipakai untuk jangka panjang. Kalau usaha Anda usaha bengkel motor, maka modal investasi awal Anda adalah bangunan, alat-alat perbengkelan, dan perabot lain yang dibutuhkan di bengkel tersebut.

Kalau usaha Anda toko, maka modal investasi awal Anda adalah rak meja, bahkan mungkin juga mesin kasir. Biasanya, modal ini nilainya cukup besar karena dipakai untuk jangka panjang. Tetapi nilai dari Modal Investasi Awal ini akan menyusut dari tahun ke tahun bahkan bisa dari bulan ke bulan.

2. Modal Kerja

Modal kerja merupakan modal yang harus anda keluarkan untuk membeli atau membuat barang dagangan anda. Modal ini bisa dikeluarkan setiap bulan atau setiap datang order. Sebagai contoh, apabila anda membuka usaha tempat makan, maka modal kerja yang anda butuhkan adalah modal untuk membeli bahan makanan, kalau usaha anda membuat kerajinan, maka modal yang anda keluarkan adalah modal untuk membeli bahan baku. Atau anda membuka usaha fotokopi, modal kerja anda mengeluarkan uang untuk membeli alat fotokopi, tinta, kertas dan lain sebagainya.

Prinsipnya, tanpa modal kerja anda tidak akan bisa menyelesaikan order atau pesanan anda dan tidak memiliki barang dagangan.

3. Modal Operasional

Modal operasional adalah modal yang harus dikeluarkan untuk membayar biaya operasi operasi bulanan dari bisnis yang dijalankan. Misalnya gaji pegawai, bayar tagihan telepon, listrik, air, bahkan retribusi.

Pos-pos dalam modal operasional ini pada setiap bisnis umumnya hampir sama. Ini karena pada prinsipnya yang dimaksud dengan modal operasional adalah uang yang harus dikeluarkan untuk membayar pos-pos biaya diluar bisnis yang dijalankan secara langsung. Modal operasional ini biasanya dikeluarkan secara bulanan.

Demikian info tentang 3 Jenis Modal dalam Menjalankan Usaha semoga bermanfaat.

Referensi :

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...
Email Autoresponder indonesia
Tag:
author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "3 Jenis Modal dalam Menjalankan Usaha"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.