banner 468x60

Membeli Dollar Untuk Investasi

Tidak ada komentar 212 views
banner 160x600
banner 468x60

Topik kita sekarang yaitu Membeli Dollar Untuk Investasi Alternatif. Perlukah kita membeli dollar? Pertanyaan tersebut sebenarnya mencerminkan kebiasaan orang Indonesia yang selalu dilakukan dari dulu sampai sekarang, membeli mata uang asing. Mata uang asing dianggap sebagai alternatif untuk dibeli dan ditabung, dan dollar (Amerika) adalah mata uang yang sering menjadi pilihan.

Membeli Dollar Untuk Investasi

Membeli Dollar Untuk Investasi

Alasan orang membeli dollar bermacam-macam, salah satunya adalah karena nilai mata uang rupiah selalu turun, sehingga kalau bisa jangan memegang rupiah terus. Harga dollar di Indonesia menganut sistem mengembang bebas, maksudnya harga dollar diserahkan sepenuhnya kepada tawar-menawar di pasar. Kalau yang mau beli dollar banyak, biasanya harga naik.

Tapi kalau yang ingin membeli dollar lebih sedikit daripada yang ingin menjual, bisa-bisa harga dollar turun. Biasanya, keinginan membeli dollar akan lebih banyak muncul, salah satunya, kalau suhu politik mulai memanas. Contohnya, pada saat Pemilu. Biasanya,setiap kali menjelang pemilu, suhu politik kita akan naik. Nah, di sinilah orang mulai banyak membeli dollar karena alasan keamanan.

Artinya, mereka merasa bahwa keadaan di Indonesia mulai tidak aman. Lalu, mulailah mereka memborong dollar. Akibatnya, harga dollar naik. Sebaliknya, kalau keadaan negara stabil, adem-ayem, tentram, dan damai, biasanya harga dollar juga akan stabil. Malah cenderung turun. Maklum, keadaan yang tenang membuat orang percaya  dengan rupiah, sehingga lebih sedikit orang yang beli dollar. Jadilah harga dollar turun.

Hal-hal yang harus diperhatikan saat ingin membeli dollar:

1. Beli di pedagang yang resmi

Salah satu hal yang paling dikhawatirkan ketika membeli dollar adalah mendapatkan uang dollar palsu. Salah satu menghindari kemungkinan tersebut adalah dengan membelinya ke penjual resmi seperti bank atau money changer. Bank atau money changer sekalipun sebenarnya bisa saja menjual dollar palsu, tetapi tentunya mereka punya kepentingan supaya pembeli mau kembali ke tempat mereka dan menjadi pelanggan, artinya mereka menjaga reputasi.

Kalau sampai salah satu pelanggan mereka kecewa dan sampai masuk surat pembaca, nama mereka jadi taruhannya. Bandingkan dengan penjual dollar perorangan dan tidak resmi yang umumnya tidak punya reputasi yang sudah dibangun, sehingga biasanya juga tidak memiliki kepentingan untuk menjaga reputasinya.

2. Jangan lama-lama memegang uang dollar kertas

Perubahan fisik sedikit saja pada uang dollar bisa membuatnya dihargai lebih rendah dari yang seharusnya. Jadi sebaiknya jangan terlalu lama menahan uang dollar kertas, lebih baik secepatnya disimpan di deposito atau bank. Memang saat setor, biaya selisih kursnya merugikan.

Tapi kerugian karena selisih kurs masih lebih mending daripada kerugian akibat perubahan fisik uang dollarnya. Bisa-bisa uang dollarnya malah tidak dihargai sama sekali kalau bentuk fisiknya benar-benar rusak. Kalau disimpan di bank uang dollarnya masuk dalam sistem akuntansi bank, bukan dalam bentuk fisik, selain itu dapat bunga juga.

3. Ketahui arti istilah kurs beli dan kurs jual

Banyak yang masih salah mengartikan antara kurs jual dan kurs beli pada tempat jual beli dollar. Kurs jual adalah kurs dimana bank bersedia menjual dollarnya. Sedangkan kurs beli adalah sebaliknya, kurs dimana bank bersedia membeli dollar yang kita punya. Kita harus mengartikan besarnya kurs dari sisi mereka (bank), bukan dari sisi kita.

Demikian info tentang Membeli Dollar Untuk Investasi semoga bermanfaat.

Referensi :

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...
Email Autoresponder indonesia
author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Membeli Dollar Untuk Investasi"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.