banner 468x60

Penyebab Penanaman Modal Asing Tidak Berpengaruh Pada Pertumbuhan Ekonomi

banner 160x600
banner 468x60

Penyebab Penanaman Modal Asing Tidak Berpengaruh Pada Pertumbuhan EkonomiBadan koordinasi dan penanaman modal (BKPM) dalam rangka menjaring investasi asing maupun investasi dalam negeri menerapkan daftar skala prioritas (DSP), yang memiliki empat kategori:

  1. Sektor industri yang terbuka bagi Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan non-PMA/PMDN, termasuk di dalamnya perusahaan yang relatif kecil.
  2. Sektor industri yang terbuka bagi PMDN dan non-PMA/PMDN
  3. Sektor industri yang terbuka hanya untuk non-PMA/PMDN
  4. Industri yang tertutup untuk semua investasi.

Sistem insentif tersebut sering direvisi oleh pemerintah, seperti misalnya pembebasan pajak impor, investasi mesin maupun peralatan serta percepatan depresiasi. Secara umum system investasi memiliki kecenderungan penggunaan capital intensive technique. Hal ini dapat dipahami sebagai upaya pemerintah untuk memacu pertumbuhan ekonomi yang didasarkan atas percepatan sektor industri, sehingga kebijakan tentang investasi sering disamakan arahnya dengan kebijakan industri.

Inisiatif kebijakan investasi pada akhirnya berkembang pada kebijakan investasi yang mampu mendorong ekspor non-migas yang kemudian dikenal dengan paket 6 mei yang efektif diumumkan pada tahun 1986. Paket tersebut pada dasarnya memiliki beberapa poin penting, yaitu mendorong usaha yang sekurang-kurangnya 85 persen outputnya diekspor dalam bentuk pengadaan impor input dengan biaya murah melalui subsidi, memberikan fasilitas pinjaman dana bank apabila sekurang-kurangnya 75 persenĀ  modal saham (equity) dimiliki oleh orang Indonesia.

Setelah melalui berbagai revisi kebijakan investasi dapat dilihat bahwa sejak 1986 terjadi penigkatan realisasi investasi. Ada beberapa permasalahan yang menyebabkan terjadinya gap antara realisasi dan persetujuan penanaman modal asing langsung di Indonesia, yaitu perceived risk, country risk, stabilitas politik, tingkat korupsi baik predictable maupun unpredictable corruption, deregulasi bidang investasi, dan implementasi otonomi daerah yang belum jelas.

Pendapat serupa disampaikan juga oleh Kustituanto dan Istikomah (1998), dalam studinya mengenai peranan penanaman modal asing terhadap pertumbuhan ekonomi selama tahun 1977-1996, mereka menyimpulkan bahwa dalam jangka pendek maupun jangka panjang, Penanaman Modal Asing tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Hal ini disebabkan karena:

  1. Country risk pasar domestic yang kecil sehingga menyebabkan rate of return dari modal rendah dan kurang tersedianya fasilitas dan infrastruktur yang mendukung.
  2. Pengembangan Penanaman Modal Asing (PMA) masih terhambat oleh rumitnya pengurusan birokrasi dan kurangnya koordinasi antar departemen terkait.
  3. Masih minimnya informasi sumber dana yang bisa digunakan untuk pembiayaan proyek.
  4. Rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM), sehingga berpengaruh dalam tujuan pelaksanaan investasi asing di suatu negara (transfer of asset).
  5. Terjadinya persaingan yang semakin ketat antara negara dalam menarik investasi asing baik oleh negara maju maupun negara berkembang.

Hasil kajian tersebut membuktikan bahwa Indonesia masih perlu melakukan banyak rangkaian perbaikan, deregulasi, dan penguatan jaringan sehingga akan menciptakan iklim investasi yang relatif kondusif sebagaimana yang diharapkan oleh investor asing.

Demikian info tentangĀ Penyebab Penanaman Modal Asing Tidak Berpengaruh Pada Pertumbuhan Ekonomi semoga bermanfaat.

sumber : Rahasia Terbesar Investasi, Adi Setiawan Marsis

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...
Email Autoresponder indonesia
Tag:
author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Penyebab Penanaman Modal Asing Tidak Berpengaruh Pada Pertumbuhan Ekonomi"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.